Keinginan
Bermain Sepak Bola
Sejak usia 9 tahun pada tahun 2009 saya baru mengenal namanya Sepak Bola yang dimana mengenal sepak bola ini di kampung halaman sendiri di Tasikmalaya tempatnya di Cibalong namun sedikit dipedalaman. Pengertian Sepak Bola adalah salah satu cabang olahraga yang sangat populer di dunia sampai saat ini.
Sepak bola telah mengalami perubahan dan perkembangan dari bentuk sederhana dan primitif sampai menjadi permainan sepak bola modern yang sangat digemari dan disenangi banyak orang tua muda, anak-anak bahkan wanita (Taufiqurriza, 2012). Sewaktu pengalaman pertawa itu hanya bermain melempar dan menendang bola tanpa sepengetahuan apa itu maen bola bagaimana cara memainkannya,hanya baru sekedar tau menendang berlari memasukan bola kegawang dan hal tersebut dilakukan setiap hari bahkan dalam setiap hari itu bisa beberapa kali bermain bersama teman bisa hingga larut sore hari.
Disetiap permainan tersut bahkan belum tau aturan bahkan
hanya unuk bersenang senang bersama teman sehingga terkadang banyak melakukan
kesalahan dan bahkan bisa mencelakakan teman sendiri.Dari sekian banyak orang
yang melihan masih belum mengoreks bahkan istilahnya itu bodo amat tidak pedulu
terhadap apa yang mereka dilihat,sehingga saya dan teman teman itu hanya gitu
gitu saja tidak ada perubahan dalam bermain sepak bola.
Semaktu memasuki dunia pendidikan
terutama dilingkungan Sekolah Dasar bahkan sewaktu Mata Pelajaran Penjas hanya
pas pelaksanaannya itu sekedar pemanasan statis dan dinamais dan diberi
kelompok serta dikasi bola dan biaran bermain sekemampuannya sendiri tanpa
diberikan materi apa itu Sepak Bola,teknik dasar,cara bermain. Pengertian Pendidikan Jasmani adalah
wahana yang mampu mendidik manusia untuk mendekati kesempurnaan hidup yang
secara alamiah dapat memberikan kontribusi nyata terhadap kehidupan
sehari-hari. Secara garis besar, pendidikan jasmani di Indonesia bertujuan
mengembangkan
individu secara organik, neuromuskuler, intelektual dan emosional (Firmansyah, 2009).Sehingga saya bersama teman itu terus tidak berkembang dan hanya tau itu menendang serta mencitakan gol kelawan tanpa memahami aturan apapun yang ada dalam permainan Sepak Bola.
Pengertian Latihan adalah suatu
proses berlatih yang dilakukan dengan sistematis dan berulangulang dengan
pembebanan yang diberikan secara progresif. • merupakan upaya yang dilakukan
seseorang untuk mempersiapkan diri dalam upaya untuk mencapai tujuan tertentu (Hariono, 2006).
Dan hal itu terusberlanjut sampai beberapa tahun dan yang diajarkanpun hanya
itu itu saja halnya hanya bermain dan tidak diberi kesempatan untuk mengetahui
teknik dasar.Sewaktu menginjak kelas 5 Sekolah Dasar di tingkat Sekolah Dasar
ada namanya kejuaraan PORSENI yang dimana dilakukan setiap antar sekolah
terlebih dahulu sebelum mewakili tingkat
Kecamatan.Saya diberi kesempatan untuk menjadi pemain PORSENI cabor Sepak Bola
Tingkat Kecamatan dan mewakili sekolah yang dimana dalam Porseni tingkat Kabupaten itugagal
memenangkan kejuaraan,hal tersebut dikarenakan kembali lagi dimana cara kita
bermainnya juga belum mempunyai atran yang jelas karena kuranggnya pemberian
informasi.Hal tersebut menjadikan evaluasi dan tergerak untuk mencari tau
berlatih Sepak Bola. Setelah lulus Sekolah
Dasar memasuki Sekolah Menengah Pertama pun begitu pula tidak jauh dengan
cerita sewaktu ditingkat sekolah dasar yang dimana kurangnya pemberian
pemahaman dikarenakan sekolam saya dulu pas SMP tidak memiliki lapangan Sepak
Bola sehingga sewatu Pembelajaran hanya diberi materi tanpa mempraktekan Sepak
Bola.
Disetian tingkat sekolah ada
kejuaraan dimana di tingkat Sekolah Menengah Pertam disebut dengan LPI dimana
dalam ejuaraan tersebut kembali gagal memenangkan kejuaraan dan kembali lagi ke
cara kita bagai mana cara kita berlatih juga tidak ada.Sehingga saya ingin
mencari tim yang bisa memfasilitasi untuk berkembang sehingga memperbaiki
teknik serta pemahan Sepak Bola.
Kondisi fisik saat bermain sepak bola meliputi i:
1) Kekuatan (strength), 2) Kecepatan (speed), 3) Kelincahan dan kondisi
koordinasi (agility and coordination), 4) Power, 5) Daya tahan (endurance), 6)
Cardiorespirathory function, 7) Kelenturan (flexibility), 8) Keseimbangan
(balance), 9) Ketepatan (accuracy) dan, 10) Kesehatan untuk olahraga (health
for sport) (Al Anshar, 2018). Baru dikalangan
Lingkusan Sekolah Menengah Atas saya bisa mendapatkan tim dimana tim Tasik
Selatan yang mampu memperbaiki dan berlatih bersama sehingga dapat
memperbaikinya sejak itu ada hasrat kembali,semangat baru yang didapatkan.Pada
saat itu pula ada keinginan yang kuat untuk bisa berkmbang dan mendapat tawaran
untuk Seleksi di tim Soeratin Kota Tasik bersama teman lainnya,dengan hasrat
dan tekadd kuat bisa masuk tim Soeratin PERSIKOTAS Kota Tasik tahun
2017.Pengalana resmi saya sewaktu usia 17 tahun itu menjadian batuloncatan saya
yang ingin berkembang terus dan mengejar sepak bola meski terkadang banyak
hambatan dan rintangan yang penuh cobaan.Sehingga banyak kembali mengikuti
kejuaraan LSN Liga Santri Nasional dan memasuki putaran Naional yang
dilaksanakn di Bandung hal tersebut bisa menambah pengalaman saya bisa
berkenalan dengan seluruh tim yang ada di Indonesia yang lolos diputaran
Nasional tersebut.
Kembali di usia 18 sampai 19 tahun
ada hasrat yang tidak terlaksana sewaktu itu dimana Keinginan menjadi pemain BK
PORDA yang didak terlaksana dikarenakan terlalu muda untuk mengikuti seleksi
tersebut hingga saat ini belum bisa dikarenakan terlalu lewat usia.Namun ada
pengalaman yang luar biasa dalam diri saya bisa masuk ti Liga 3 di ti
PERSEKABTAS Kab.Tasikmalaya meskipun hanya Liga 3 Jawa Barat dan pengalaman
tersebut menjadikan pengalaman terbesar yang saya rasakan karena bisa dikatakan
awal dari tingkat untuk bisa naik tingkat Liga selanjutnya.Meskipun banyak
rintangan dan halauan dalam tim tersebut saya harus memiliki harsat yang kuat
demi melalui proses tersebut.Meskipun dalam event tersebu tim kami belum bisa
memuaskan tapi hal tersebut bisa menjadikan evaluasi kedepannya dan jadi bahan
pembelajaran untuk semua pemain yang ada didalam tim tersebut.
Banyak sekali luka liku dalam tim
tersebut karena barunya dan mungkin bisa dikatakan masih belajar dari mulai
staf dan pemainnya masih dalam belajar namaun dalam evaluasi yang dilkukan
banyaksekali yang harus diperbaiki agar kesejahteraan dan kekompakan dan yang
lainnya bisa dicapai agar lebih baik lagi kedepannya dan bisa membawa nama baik
Tasikmalaya kejenjang yang lebih tinggi dalam dunia olahraga terutama Sepak
Bola.Kondisi fisik pun harus lebih prima adapun Komponen
Kondisi Fisik Adapun komponen-komponen kondisi fisik yaitu kekuatan, daya
tahan, daya ledak otot, kecepatan, kelentukan, kelincahan, koordinasi,
keseimbangan (Setiawan, 2013).Dal hal ini juga
menjadikan bahan acuan atau pembelajaran yang pernah dilalui dan dilakukan
untuk mengukur serta mengetahui tingkat keberhasilan didalam sepak bola
ini.Dalam setiap yang dilakukan dan dilaksanakan harus banyak sadar diri dan
mengoreksi terlebih untk diri sendiri terlebih dahulu.
Memasuki ranah dunia pendidikan
Perguruan Tinggi dimana saya kuliah di Universitas Siliwangi dan mengikuti
organisasi UKM Sepak Bola Unsil United yang diimana oragni sasi tersebut baru
saya rasakan selama 1 tahun dan dimana paling memperhatikan terhadap kondisi
para pemainnya dan mengerti apa yang mereka dan pemain butuhkan itu saling
melengkapi.Pengertian Perguruan Tinggi
adalah satuan pendidikan yang menyelenggarakan
pendidikan tinggi (Indrajit &
Djokopranoto, 2006). Sehingga terdapat
banyak Prestasi yang didapatkan dan terakhir didapatkan itu Juara 3 Rektor Cup
Unsoed.Pengalaman tersebut menjadi begitu mengesankan karena awal saya yang
bisa dimengerti oleh tim dan organisasi tersebut.Meskipun sekarang dengan
kondisi diPandemi sulit untuk berkumbul dan berlatih bersama namun terdapat
latihan mandiri dalam setiam harinya dan itu meskipun berat untuk dilakukan
tetapi harus memaksakan dengan kebutuhan dari setiap masing masingnya.
Sekilai cerita pengalaman dalam
dunia Sepak Bola saya itu hanya sepenggal cerita kecil saya dan mungkin sebagai
tolaan pertama saya untuk bisa berkembang dan bangkit kembali demi
merealisasikan keinginan yang lebih untuk mencapinnya.Hal tersebut tidak mudak
dilakukan dan mungkin banyak rinangan yang harus dilalui dan dilakukan demi
tercapainya keinginan lebih maju lagi.Banyak hal yang harus ada modal demi
merealisasikannya itu mungkin dengan sabar,pengorbanan baik itu materi atau non
materi yang harus direlakan.Mungkin diluar sana banyak yang lebih
mengeluarkan pengorbanan tersebut untuk
mencapainya serta mengembangkan kemampuannya demi cita cita yang
terlealisasi.Nah kita selagi bisa dan mampu untuk mengejar itu harus kita coba
dan coba meski dalam hal kontek susah maupun susah perlu ada kalanya mencoba
terlebih dahulu,soal hasil itu proses yang menentukan dan mejawab
semuanya.Serta tidak boleh mengeluh serta menyerah dalam melakukan hal
tersebut.Semuanya itu harus dengan mimpi,tekad kuat serta berusaha semaksimal
mungkin agar mampu mencapainya dan hal tersebut kembali lagi ke diri sendiri
apakah au lanjut atau berhenti.Keep Learning and Stay Humble.
Daftar Pustaka
Al Anshar, D. (2018). Pengaruh Metode Drill Terhadap
Kemampuan Teknik Dasar Passing Sepakbola Siswa Sekolah Sepakbola (Ssb) Sheva
Sukakersa.
Firmansyah, H. (2009). Hubungan motivasi berprestasi siswa
dengan hasil belajar pendidikan jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia,
6(1), 41–42.
Hariono, A. (2006). Metode melatih fisik pencak silat. Yogyakarta:
FIK UNY.
Indrajit, R. E., & Djokopranoto, R. (2006). Manajemen
perguruan tinggi modern. Andi.
Setiawan, D. (2013). Kondisi Fisik Pemain Sepakbola Klub
Asyabab Di Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Kesehatan Olahraga, 1(1).
Taufiqurriza, H. (2012). Tingkat keterampilan dasar permainan
sepak bola pada siswa sekolah dasar. ACTIVE: Journal of Physical Education,
Sport, Health and Recreation, 1(1).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar